ORANG OPTIMIS DAN ORANG PESIMIS : SEBUAH DONGENG

September 23rd, 2008 by fisha-17

Randy Flood

Pada masa lalu, didaerah yang tidak terlalu jauh dari sini, ada seorang raja yang mempunyai dua putra. Seorang putra, Adam adalah seorang optimis yang ekstrem. Putra yang lain, Argot adalah seorang pesimis. Adam dan Argot adalah anak kembar, dan di kerajaan itu terjadi perdebatan hebat mengenai putra mana yang seharusnya menggantikan kedudukan raja ketika raja mangkat. Sebelum dia wafat, raja memutuskan agar dewan yang terdiri dari penasehatnya yang paling dekat harus membuat keputusan.
Setelah raja meninggal, dewan memutuskan bahwa Adam dan Argot harus berkeliling dalam kerajaan itu dan berdebat mengenai sesuatu baik atau buruk. Siapa diantara kedua saudara itu yang memenangkan perdebatan akan diangkat menjadi raja. Dan demikianlah Adam, Argot dan dewan berjalan berkeliling kerajaan.
Ketika mereka berjalan, mereka bertemu dengan petani yang kelaparan. “Lihat,” kata Argot, “mereka tidak mempunyai makanan dan mereka kelaparan. Pasti ini merupakan bukti bahwa dunia adalah tempat yang mengerikan.”
“Bukan,” jawab Adam, “kekurangan makanan mengasah jiwa kita. Mungkin mereka mereka tidak mempunyai makanan, tetapi mereka belajar pelajaran yang baik sekali. Kesabaran lebih berharga daripada makanan.”
Berjalan lebih jauh, mereka bertemu dengan seorang tuna netra. “Pasti dunia ini merupakan tempat yang mengerikan, kalau Tuhan membuat semua orang menjadi tunanetra!” kata Argot.
“Sekali lagi kamu salah,” jawab Adam. “Walaupun orang ini tidak dapat melihat, indranya yang lain menjadi lebih peka. Dia bisa mengetahui apakah seseorang berbohong dari suaranya. Dia mempunyai posisi lebih menguntungkan karena tunanetra.”
Akhirnya mereka bertemu dengan orang yang sakit menjelang ajalnya. “Ini mengerikan!” cetus Argot. “Ada orang yang meninggal dipinggir jalan dan tidak seorangpun yang cukup peduli untuk membantu dia. Ini membuktikan bahwa dunia adalah tempat yang mengerikan.”
“Semua orang akan meninggal,” jawab Adam. “Meninggal bukan sesuatu yang buruk. Orang ini akan segera bersama Tuhan.”    ”Saya sudah cukup banyak mendengar,” kata salah seorang anggota dewan. “Sudah jelas bagi saya siapa yang akan menjadi penguasa yang lebih baik. Adam menunjukkan bahwa petani kelaparan dapat menarik pelajaran dari sikap bersabar. Dia menunjukkan bahwa orang tunanetra mempunyai indra yang lebih peka dan bahwa orang yang sekarat lebih baik kalau dia meninggal. Apa yang mungkin dapat dikatakan sekarang?”
“Izinkan saya, bila Anda berkenan untuk memberikan demonstrasi kecil,” kata Argot. “Apakah sasaran utama dari penguasa adalah membantu rakyat?”
“Ya, tentu saja,” kata dewan menyetujui.
“Bagaimana seorang penguasa dapat membantu rakyatnya bila dia tidak dapt melihat masalah mereka?” tanya Argot.
“Saya akan mampu melihat masalah mereka, bila mereka memang mempunyai masalah,” kata Adam. “tetapi saya memastikan kepada kalian semua bahwa mereka tidak punya masalah.”
“Kamu yakin bahwa orang tunanetra itu memang lebih baik tidak dapat melihat ?” Argot bertanya pada mereka semua.
“Ya,” mereka menjawab serentak.
“Kalau demikian tutup mata kalian semua,” Argot memberi perintah.
“Kalian semua tutup mata. Sekarang, apakah kalian yakin bahwa bersabar lebih baik dari makanan?”
“Benar,” jawab mereka lagi, mata mereka masih ditutup rapat-rapat.
“Kalau begitu saya meminta bahwa tidak seorangpun yang membuka matanya sampai saya memberi perintah,” kata Argot.
Diam-diam Argot menghunus pedangnya dan membantai saudaranya. Dia kemudian membersihkan pedangnya dan membuangnya.
“Buka mata kalian sekarang,” katanya.
“Ya, Tuhan,” mereka berteriak, “Adam mati! Kamu membunuh saudaramu sendiri!”
“Dengan demikian keputusan kalian lebih mudah,” jawab Argot.
“Tetapi kami seharusnya memilih Adam!” kata salah seorang anggota dewan.
“Saya yang memenangkan perdebatan, jelas Argot. “Menjadi buta membuat kalian tidak dapat mencegah aku dari membunuh saudaraku. Jadi, menjadi buta tidak terlalu baik. Bersikap sabar membuat kalian tidak membuka mata dan melihat apa yang aku lakukan. Jadi, bersabar juga tidak begitu bagus. Dan bila orang lebih baik mati, maka saudaraku lebih baik mati, dan apa yang aku lakukan mempunyai alasan yang benar. Adam mati dan dengan demikian kalian harus mengangka aku sebagai Raja.”
“Anda menjelaskan dengan sangat baik, Argot,” kata anggota dewan paling tinggi. Kemudian dia menoleh kepada anggota yang lain. “Aku yakin Argot adalah raja yang baru.”
Semua anggota dewan setuju, dan dengan demikian Argot Agung naik tahta. Dia memerintah selama bertahun-tahun dan walaupu dia hampir selalu tidak bahagia, negara dan rakyatnya makmur.

dari buku :Psikologi untuk Anak & Remaja I, JONNI KINCHER

P E N I P U

September 3rd, 2008 by fisha-17

Penipuan
Kakiku tegar menentang ombak selatan
Mereka berdecak kagum
Bahwa aku mampu melompati gunung
Ya, sudah seharusnya
Kalian juga yakin telah kukalahkan pelari tercepatnya
hanya dengan kepicikanku
Hem.., mata mereka bersemangat
membuatku bergairah
Syahwat purbaku memenuhi volume kepala ini
Amarah…
Bukan kegembiraan sebenarnya
Takut…
Keberanian itu semu
Sakit…
Aku bertahan untuk sebuah kesombongan
Mereka tertipu
Begitu mudahnya aku menipu kalian
Sorak-sorai mereka karena keluguan
Aku penipu nomor wahid
Yang bersembunyi dalam tempurung ketakutan
Sambil menebar jala kemunafikan
Tertawalah aku…
Keras tapi tak terdengar
Dan, Hey.. kenapa mata-Mu tak terpejam ?
Telah kututupi kabut durjana
Tidakkah Kau perih ?
Jurus pamungkas telah lepas, dayaku terkuras
Cobalah untuk berpaling
Mata itu…
Tak mampu kutipu
Sesungguhnya Engkau Maha Pembalas tipu daya
Hanya engkau Pemilik Tipuan
Maafkan aku

G A Y

August 31st, 2008 by fisha-17

Mengontrak rumah oleh banyak orang adalah salah satu solusi mengatasi biaya kos ketika kuliah. Lalu dapat kontrakan "rumah kembar"-begitu kami menyebutkannya, dua rumah tipe 36 dalam satu halaman luas.
Rumah dua kamar itu kita kontrak berempat sedang satunya ditempati teman-teman dari salah satu LSM terkenal di Yogya, namun sering di tinggal pergi.
Memang kita berempat tinggal disana tapi pada kenyataanya tiap hari apalagi malam bisa sepuluh manusia menjadi penghuninya jadi semacam sekretriat organisasi "apa saja".
Suatu saat rumah sebelah kedatangan tamu bule mahasiswa Stanford University (saya lupa namanya) untuk penelitian sosiologi. Ini pertama kali dia berkunjung ke Indonesia.
Sampai tiga bulan pertama kita merasa si bule orangnya angkuh dan tidak bersahabat padahal kita sudah pasang tampang senyum manis pokoknya Indonesia banget deh (seperti di buku-buku itu ). Dia tetap tak peduli.
Dalam satu kesempatan kita ngobrol agak lama tentunya dengan bahasa inggris "sekuat kita", lalu dia mengungkapkan pernyataan yang membuat kita dongkol.
"You all the good guys, glad to know all. Before I was worried to meet you because think GAY!"

"Jancook You bule", mungkin begitu umpatan hati kita saat itu.
Dikiranya kita kumpul laki-laki semua ini gay!?
Ini Indonesia bung, kalo kumpul laki perempuan tanpa ikatan pernikahan bisa bonyok di hajar orang sekampung!
Amerika..Amerika…
It’s oke, clear man! Dan teman si Bule, Amy "bule cewek Asia" di seberang rumah kita paksa jadi teacher in English day. Nah lo…
Kalo kamu bener-bener nice girls, Amy. Thanks.

Tua Muda

August 31st, 2008 by fisha-17

Tua Muda…
Tua dan Muda
Si Tua
Si Muda
Sedang banyak dibicarakan
Si Tua kaya pengalaman
Si Muda penuh inspirasi
Aku tua karena usia
Kamu Muda dibelakangku
Tuaku bukan pilihanku
Mudamu karena jamanmu
Makin Tua makin berisi
Yang Muda punya ambisi
Jadi janganlah salah pilih
Engkau Tua segeralah mengalah
Hai Muda jangan lupa sejarah
Bibitku bagus dari tunas unggulan
Tapi akarku sudah luas menjalar
Akulah pembimbingmu yang bijak
Namun dunia sedang berubah cepat
Butuh inovasi dan keceriaan sehingga hidup lebih berwarna
Benar…tapi diperlukan perangkai handal agar tercipta harmonisasi dan itu aku yang Tua ini
Semua merasa lebih unggul
Mengaku paling mampu
Muda menguntungkan
Tua menguntungkan
Eh, kamu bicara tentang ayam ya?
Jelas yang muda… 3 bulan dijual Rp. 15.000,-
Yang tua dong, bertelur 12 butir harganya Rp. 1.000,-/butir jadi Rp. 12.000,- dan 2 minggu lagi udah bertelur tanpa menunggu 3 bulan, lama
Ah, ngaco kalian
Tapi ayam kampus banyak yang muda lho…
Hus… tambah ngaco saja
Iya juga sih namanya saja mahasiswi
Jalan Mataram aku pernah melihatnya
Ngawur… disana tempat mangkal bencong!
Di jalan Babarsari tempatnya
Lho.. malah kamu yang tahu, pernah pakai ya…
Enak saja, aku diberitahu teman yang pernah menggunakan jasa mereka
Punya nomor Hp-nya?
………………..

Aku tua engkau muda
Hanya masalah waktu
Tua Muda bersama membangun negara
Atau paling sederhana membina keluarga
Aku hanya berjalan ke arah takdirku, engkau juga
Semoga kita di takdir yang sama

Avatar; The Legend of Aang. part 1

August 31st, 2008 by fisha-17

Avatar_1Kartun favoritku setelah samurai X. Bercerita tentang harmonisasi element pendukung kehidupan dalam filsafat China; angin, api, air dan bumi. Keselarasan tercapai bila keempat element tersebut dalam keadaan setimbang sesuai dengan komposisi dan fungsi.
Sayangnya raja api Sozin memiliki nafsu kuasa berlebih untuk menguasai dunia hingga harmonisasi element terganggu. Dunia dalam keadaan kacau. Avatar Roku sang penjaga spiritual tak mampu mengendalikan nafsu Raja Sozin tak lain karibnya sendiri. Diceritakan Avatar Roku musnah ditengah kekacauan dan dinasti Raja api berkuasa hingga beberapa generasi.
Sejarah selalu memberikan harapan pada kaum terpinggirkan-hal ini sering disalah gunakan oleh calon penguasa baru untuk legitimasi diri-dengan menghadirkan pemimpin yang di tunggu ( setiap peradapan manusia memiliki asa ini ). Munculnya Aang sang Avatar baru telah tersurat dalam manuskrip rahasia.  Lalu tugas Pangeran Zuko sebagai penerus tahta kerajaan api untuk mengulang episode sejarah leluhurnya, bertarung dengan Aang the new Avatar. Apakah yang akan terjdi, tonton saja serialnya di TV Global lalu aku diceritain soalnya udah gak sempet nonton !

ROCKET QUEEN

August 25th, 2008 by fisha-17

Appetitedestruction60    Sehari setelah tiba di yogya, uih.. sejuknya, maklum dekat kaki merapi.
Rak buku dikamarku berserak beberapa majalah musik Rolling Stone edisi Indonesia, mungkin milik temanku tertinggal. Majalah musik isinya tentu tentang musik dan edisi September 2007 ada satu artikel mengulas tentang Guns ‘n’ Roses. Artikel berjudul Filhy Sexy Cool pada head paragraf menarik (terkejut) untuk disimak. Ini kutipannya,
    "Axl Rose sedang berbaring dalam keadaan telanjang di sebuah vocal booth yang gelap molok studio rekaman di Manhattan untuk mengerjakan overdubbing yang tak lazim. Pita sudah mulai merekam dan dia merasa ada sesuatu yang tak beres. Dibawahnya terdapat Adriana Smith, seorang penari bugil imut berusia 19 tahun sekaligus pacar sang drummer. "Come on Adriana, make it real", Rose membentaknya, sambil berhenti ditengah hubungan seks. "Stop Facking!"
Pada sore yang hangat itu di musim panas 1987, Vic Deyglio sang engineer sudah menyiapkan mikrofon vokal berkualitas tinggi untuk merekam suara Rose dan Adriana yang berhubungan seks-pada suatu ketika dia harus lari ke dalam bilik rekaman untuk memperbaiki posisi mikrofon sementara mereka sibuk bercengkrama. "Itu seperti set film Ron Jeremy," kata Deyglio."
Dan hasilnya suara rintihan Smith sedang orgasme yang terdengar jelas pada "ROCKET QUEEN" lagu penutup album Appetite fpr Destruction-tidak dibuat-buat."

    Jadi selama ini aku mendengarkan rintihan orgasme sungguhan !!! edan tenan!
Untuk membuktikan aku putar Rocket Queen dengan Logitech terbaru milik temanku. 
Memang Axl wong edan ! Cah gemblung kae !!!
Seni atau Sensasi ???

Ramadhan Menjemukan

August 25th, 2008 by fisha-17

Full_moon5b15d_6_1
Bulan itu datang lagi.., sama seperti tahun lalu dan tahun-tahun lampau tak berubah suasananya, hening ??? nikmat ??? menyejukkan hati ???
Namun aku merasa Ramadhan makin menjemukan bahkan memuakkan dari tahun ke tahun setidaknya selama aku melaluinya.

Menentramkan hati !? ah.., menyenangkan "mata" tentunya!

Ramadhan datang iklan di media ramai menampilkan pesta diskon berbagai "kebutuhan" yang sebenarnya kita tidak memerlukannya. Mata kita menjadi "sehat dan kehijauan". Televisi mengkhotbahkan ketakwaan sekaligus kepalsuan.

Ini saatnya bagi artis menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi sholeh dan sholihah. Mereka menutupi tubuhnya dengan pakaian kebohongan berhias make up kemunafikan. "Ya.., Alhamdulillah Allah menyediakan bulan ampunan untuk manusia", dalih mereka, dan amplop Ramadhan tentunya lebih tebal dari bulan lainnya. Rezeki Ramadhan ! Prime time tv lebih lama, kocek media melimpah dan pemodal tertawa gembira.

Ramadhan bulan lapar dan haus.., bagi orang yang memang jarang makan karena tidak ada yang dimakan. Bagi kita tak lebih hanya pergeseran waktu makan saja selebihnya tidak ada. Oh.. ada.., yaitu lebihnya persediaan makanan di meja dan beragam pula.

Lihat dirumah kita para ibu sibuk berbelanja (berlebih) untuk buka puasa, bapak-bapak bersiap jalan-jalan sore dan anak.., oh ada acara buka bersama.. dirumah pacar! "Kan bulan Ramadhan kita harus memperbanyak silaturahmi, apalagi bulan suci jadi.. pacarannya islami gitu lo…"

Tuhan begitu bijak memberi kita segumpal darah dalam tubuh manusia dan itu mampu menentukan kualitas hidup kita. Kualitas manusia dapat dilihat bagaimana manusia mampu memage emosi hati, kata aa Gym manajemen kalbu. Dan bulan Ramadhan menyediakan sarana untuk meng-upgrade sifat ke-manusia-an kita. Dan segumpal darah itu kita mengkreasi dan kreasi oleh suatu sistem yang dinamakan pakar sebagai kapitalisme. Kapitalis adalah kreasi dari emosi tak terkontrol manusia atas nama kepemimpinan dunia.
Sehingga Ramadhan tidak berwarna tanpa kapitalisasi yang sesungguhnya menipu kita semua.

Ramadhan yang menjemukan.
Maafkan aku Ramadhan, aku belum mampu menjadi penguasa atas segumpal darah itu bahkan duniaku telah dikuasai emosi liarnya.